Belajar Gaya Anak Disleksia

Ada beberapa teknik belajar secara teori, namun ada sedikit tips tentang anak yang mengalami keterbatasan, terutama disleksia. Ini beberapa tips untuk menolong mereka menghadapi kesulitan di kelas.

  1. Gunakan pena berwarna agar tulisan lebih terlihat. Tandai dengan stabillo kata penting dalam satu kalimat atau paragraf yang panjang.
  2. Sebaiknya memang jangan gunakan kalimat yang terlalu panjang.
  3. Jika ada buku teks yang memiliki paragraf panjang, jadikan pokok bahasan dalam “bullet” atau hitungan 123.
  4. Gunakan juga video, karena mereka akan mengingat lebih baik lagi.
  5. Jangan sering-sering menyuruh mereka membaca keras di kelas. Mereka tak suka suara bising.
  6. “Isi” lebih baik daripada “pengucapan”.
  7. Jika telah selesai dengan baik, segera puji mereka dengan mengucapkan “bagus, hebat”.
  8. Jika mereka terlihat jenuh atau pusing, berikan waktu untuk mereka beristirahat. Menggambar atau mendengarkan lagu atau berlari-lari bersama kawan lain bisa membuat mereka senang kembali.
  9. Mereka juga anak yang suka eksplorasi satu topik yang mereka sukai, berikan mereka seluas mungkin kesempatan untuk melakukan riset atas satu topik pelajaran.Image

1 Komentar

  1. salam mbak..
    saya ery marpaung, anak saya rafael sekarang 6,5 tahun juga disleksia. sejak usia 3 tahun anak saya sudah menunjukan ciri berbeda dengan teman-teman sebayanya, usia 3 tahun dia baru bisa bicara dengan jelas dan naymbung, tapi dari usia 1,5 tahun sudah bisa menyanyikan 3 lagu medley dengan jelas tanpa ada kata-kata yang celat. setelah 5 tahun saya baru uring-uringan mencari tahu ada apa dengan anak saya dengan bantuan om google tentunya. lalu saya dapat kesimpulan anak saya dominan otak kanan yang salah satu efeknya dysleksia. anak saya juga punya daya khayal yang tinggi, suka melamun dan menyendiri dan sepertinya memiliki indera ke-6. sekarang rafa sudah kelas 1 SD dan teman2nya sudah melabelkan dia ‘bodoh”. kasihan deh mbak, anak saya jadi rendah diri. saya belum menemukan sekolah yang cocok dengan anak saya di Medan. saat ini saya masukkan ke homeschooling untuk berkebutuhan khusus, tapi dia udah bosan, katanya gurunya sudah nakal. oh iya, rafa juga sangan melankolis sekali.. Jika mbak punya info tentang Dysleksia di Medan tolong diinfo ke saya ya mbak..


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s