Motorik Sang Anak

Setiap malam saat memandang Indra tertidur dengan posisi telungkup, saya usahakan mengelus-memijat punggungnya selama 5 menit. Saya biarkan juga ia berlari di lapangan dekat rumah bersama kawan-kawannya. Ia pun senang naik sepeda ayahnya yang cukup besar.

Beberapa bulan ini, clumsiness atau kekakuan gerakan tubuhnya lumayan hilang. Ia jarang menjatuhkan pensil atau setip saat membuat PR. Ia juga tak pernah lagi terjatuh saat berjalan atau berlari (padahal jalanannya lurus dan mulus!).

Sebulan berada di SD baru, ia pun mulai memahami arti sekolah. Setiap saya jemput, ia pasti duduk manis di ruangan sembari menggambar. Latihan menggambar juga menjadi salah satu terapi motorik yang baik selain mengasah daya hayalnya.

Iklan