Indra dan Sekolah Barunya

“Bu, aku suka di sini, aku sekolah di sini ya!” Ucapan Indra itu membuat Bu Gayatri tertawa, “Indra memang sekolah di sini.” Saat ditanya mengapa ia menyukai sekolah barunya, Indra menyatakan bahwa kelas yang hanya berjumlah 6 orang itu nyaman dan tidak berisik. Di SD Negeri tempat Indra dahulu belajar memang cukup ramai, mengingat per [...]

Day 16 to 20?

1. Saya ketularan batuk yang amat sangat gatal tapi tidak membuat radang tenggorokan. Konsentrasi berbicara saja sulit, apalagi menulis. 2. Dengan kondisi tak enak badan, saya juga kurang istirahat 4 hari terakhir ini karena hampir setiap hari dari pagi hingga malam harus berkegiatan di luar rumah; ada sahabat dari Papua dan Kalimantan datang ke Jakarta. [...]

Day 15

Indra turut ketularan batuk dari saya, adik, kakak dan bapaknya. Lengkap sudah. Saya juga masih teler dengan kondisi batuk ini. Hilir-mudik mengerjakan banyak hal (dan banyak hal lain tertunda karena saya mengantuk sepanjang hari karena obat Actifed). Indra hari ini beberapa kali mengutak-atik Microsoft Visio, mencoba menggambar denah kamar tidur atau sebuah kompleks. Sejak awal [...]

Day 13

Kita membaca buku SOre SUper SIbuk karya Clara Ng (teks) dan Emte (ilustrasi). Indra bisa menunjuk So Su Si karena menghapal. Hapalan, ini adalah satu kelebihan Indra. Ia harus diperkenalkan huruf dengan cara menghapal letak terlebih dahulu. Jika ia telah mampu mengingat letak, tentunya ia juga bisa menghapal bentuk huruf. Sore Super Sibuk adalah cerita [...]

Day 12

Sejam yang lalu kami sekeluarga membuka beberapa posting YouTube. Awalnya hanya kartun beberapa dinosaurus, tapi kemudian beralih ke klip video musik. Membuka Sergio Mendes “Magalenha” Indra mulai berjoget sambil tertawa-tawa. Selanjutnya suami saya dan seluruh keluarga turut menari dan meloncat-loncat meniru tarian di klip video itu. Kami memutarnya hingga 7 kali dan mencari video klip [...]

Day 11

Lepas dari Pameran IFFINA 2008 di PRJ, saya menggonceng Indra ke Alfamart terdekat untuk membeli kado kawan mainnya di daerah sini. Ia memilih 3 mobil balap (karena saya terbiasa membelikan tiga kado untuk dibawa setiap anak). Kami pulang dan membungkus kado di ruang makan. Indra duduk di meja makan memerhatikan saya melipat dan mengelem bungkus [...]

Day 9 & 10

Sesungguhnya saya tak punya banyak waktu mengetik beberapa hari terakhir ini. Masih lelah sepulang dari luar kota tempo hari, dan pekerjaan menumpuk. Mulai belanja ke pasar (saya menyukai ritual ini karena harus naik sepeda ke pasar yang menjual kebutuhan lebih murah) hingga menemani Indra ke sekolah dan menyelesaikan pekerjaan lain. Hari ini saya tersenyum setiap [...]

Day 8

Hari ini saya terbangun dengan Indra memeluk leher saya. So sweet. Dia pindah tempat tidur. Saya tak banyak berinteraksi dengan dia seharian. Masih jetlag alias belum bisa menyesuaikan diri lagi ke metabolisme WIB (waktu Indonesia bagian barat). Belum lagi saya harus temani si sulung membuat kacamata baru yang hilang beberapa bulan lalu dan membuat prestasi [...]

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.