Dua hari ini saya mencoba menerapkan terapi fonetis. Seperti barusan saja, dia membuka kamus Disney bergambar untuk bahasa Spanyol. Buku ini kebetulan saya beli mengingat anak saya tertua di sekolahnya juga diajar bahasa Spanyol walau hanya sedikit. Di kamus ini penggunaan “la” cukup banyak, salah satunya “la mano” atau tangan.
Saya mengeja huruf [l] dengan huruf [a] membacanya [la] dengan penekanan pertama pada konsonan (letaknya lidah di gigi atas). Penekanan kedua saya sengaja mengucap [la] dengan memanjangkan vokal [a], seperti [laaaa].
Saya kemudian ganti dengan vokal-vokal lain (i, u, e, o) yang digabungkan dengan konsonan [l]. Mengganti ke suku kata lain ini kemudian saya carikan contohnya di buku: (li, lu, le, lo).
Setiap saya memintanya merangkaikan atau mengulang pengucapan, saya selalu meminta Indra menatap mata saya. Hasilnya memang cukup baik; malam ini ia bisa merangkaikan dengan benar.
No Comments Yet
Belum ada komentar.
Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal
Tinggalkan komentar
